Advokasi Desa Siaga TB bersama warga Karangpring

Divisi Komunikasi
02 Jun 2024
...

JEMBER,9/5/24 - Langkah Proaktif dalam Mengatasi Tuberkulosis Balai Desa Karangpring menjadi pusat kegiatan Advokasi Desa Siaga TB pada Kamis, bulan Mei 2024, yang melibatkan perwakilan Karang Taruna, warga sekitar, dan perwakilan pihak perangkat desa. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan ancaman Tuberkulosis (TB) serta menggalang dukungan untuk langkah-langkah pencegahan dan penanggulangannya di tingkat lokal.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, kegiatan dimulai dengan presentasi yang menyajikan gambaran umum mengenai konsep Desa Siaga TB serta memberikan contoh kegiatan yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang TB dan merangsang partisipasi aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit tersebut di tingkat desa.

Selanjutnya, ada sesi penjelasan mendalam mengenai Surat Rekomendasi Kesehatan Jiwa dan Pertolongan Pertama (SRKJP), yang menjadi instrumen penting dalam menangani kasus TB. Diskusi yang terbuka diikuti oleh undangan, memungkinkan mereka untuk saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan ide dalam menghadapi tantangan yang dihadapi dalam upaya memerangi TB di tingkat desa.

Momentum penting terjadi ketika perwakilan peserta, pihak desa, dan panitia menandatangani komitmen di banner, menegaskan tekad bersama dalam melawan TB. Meskipun penandatanganan surat rekomendasi oleh Kepala Desa tertunda karena kehadiran Pak Kades yang belum dapat direalisasikan, semangat dan komitmen untuk terus melanjutkan langkah-langkah pengurangan penyebaran TB tetap terjaga.

Hasil dari kegiatan ini sangat signifikan, dengan terciptanya kerjasama yang erat antara pihak desa dan masyarakat dalam upaya bersama melawan TB. Persiapan untuk penandatanganan surat rekomendasi kegiatan Desa Siaga TB oleh Kepala Desa menjanjikan langkah konkret berikutnya dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan TB di tingkat lokal. Desa Karangpring diharapkan dapat menjadi teladan bagi desa-desa lainnya dalam menyusun strategi yang efektif dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang penting ini. (Penulis : Antita Tri Suharianti)